IDXChannel - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi haji melalui berbagai program strategis untuk mengoptimalkan nilai manfaat penyelenggaraan haji bagi perekonomian nasional.
Direktur Jenderal PE2HU Jaenal Effendi mengatakan, Indonesia memiliki potensi ekonomi haji dan umrah yang besar. Potensi gabungan ekonomi haji dan umrah diperkirakan mencapai sekitar Rp80 triliun per tahun sehingga perlu dioptimalkan melalui pengembangan ekosistem ekonomi haji yang terintegrasi.
"Pengembangan ekosistem ekonomi haji merupakan upaya untuk memastikan penyelenggaraan haji tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pelayanan ibadah, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian nasional melalui peningkatan keterlibatan produk, jasa, dan pelaku usaha dalam negeri," ujarnya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Salah satu langkah yang terus diperkuat adalah peningkatan penetrasi produk lokal untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan haji dan umrah. Upaya tersebut diwujudkan melalui ekspor 28 jenis bumbu Nusantara dengan volume lebih dari 300 ton, penyediaan sekitar 3,1 juta paket makanan saji.