“Petugas kami minta bekerja cepat dan peka. Ada jamaah yang kuat berjalan, ada yang perlu dituntun, ada yang harus segera dibantu kursi roda. Semua harus dilayani dengan pendekatan yang sabar dan penuh empati,” katanya.
Dia melanjutkan, petugas juga terus ditempatkan di titik-titik layanan strategis untuk membantu jamaah saat antre baik pengambilan bagasi, pemeriksaan dokumen, hingga pergerakan menuju bus.
Dia juga memastikan bahwa Daker Bandara akan terus melakukan evaluasi harian seiring bertambahnya kedatangan jamaah.
“Kedatangan jamaah masih terus berjalan. Karena itu, layanan di bandara akan terus kami evaluasi setiap hari. Prinsipnya, jamaah harus merasa aman, nyaman, terbantu, dan merasakan negara benar-benar hadir dalam memenuhi kebutuhan mereka,” katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)