3. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an
Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Oleh sebab itu, membaca dan memahami Al-Qur’an menjadi amalan puasa yang sangat dianjurkan.
Tilawah Al-Qur’an tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menenangkan hati dan memperkuat keimanan. Banyak ulama menganjurkan untuk mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadan sebagai bentuk optimalisasi ibadah.
4. Memperbanyak Sedekah dan Kepedulian Sosial
Amalan puasa juga berkaitan erat dengan kepedulian terhadap sesama. Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang paling dermawan, terutama pada bulan Ramadan.
Memberi makan orang yang berbuka puasa, membantu fakir miskin, serta berbagi rezeki merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Sedekah tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dalam masyarakat.
5. Memperbanyak Ibadah Malam
Ibadah malam seperti salat Tarawih, tahajud, dan memperbanyak doa merupakan amalan puasa yang memiliki keutamaan besar. Malam Ramadan dipenuhi dengan keberkahan dan kesempatan untuk mendapatkan ampunan Allah SWT.
Salah satu malam yang paling dinantikan adalah Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dengan memperbanyak ibadah malam, seorang Muslim dapat meraih pahala yang luar biasa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kelima amalan tersebut membuktikan bahwa puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga proses menyeluruh dalam membangun kualitas diri. Ramadan menjadi ruang untuk meluruskan niat, memperbaiki akhlak, memperdalam interaksi dengan Al-Qur’an, memperluas kepedulian sosial, serta menguatkan ibadah malam.
Itulah 5 amalan yang dianjurkan selama bulan Ramadan.
(Nadya Kurnia)