AALI
9825
ABBA
392
ABDA
0
ABMM
1430
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3020
ADHI
1035
ADMF
7750
ADMG
195
ADRO
1885
AGAR
0
AGII
1485
AGRO
2050
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4190
AKSI
412
ALDO
965
ALKA
230
ALMI
238
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.17
0.86%
+4.30
IHSG
6580.50
0.64%
+42.00
LQ45
947.05
0.87%
+8.13
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27941.69
-0.31%
-87.88
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
825,254 / gram

BES KADIN Apresiasi Kontribusi Pemuda dalam Gerakan Ekonomi Masjid

SYARIAH
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 28 Oktober 2021 19:55 WIB
Ketua BES KADIN Taufan Eko Nugroho menyinggung potensi pemuda Indonesia sebagai aset penting dalam kebangkitan ekonomi syariah.
BES KADIN Apresiasi Kontribusi Pemuda dalam Gerakan Ekonomi Masjid(Dok.MNC Media)
BES KADIN Apresiasi Kontribusi Pemuda dalam Gerakan Ekonomi Masjid(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Ketua Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Taufan Eko Nugroho menyinggung potensi pemuda Indonesia sebagai aset penting dalam kebangkitan ekonomi syariah. Diantaranya dengan energi pemuda yang ikut menggerakkan Gerakan Ekonomi Masjid (Gerakan Pemuda Emas) 

Dia mengatakan bahwa selain sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki aset yang lebih besar berupa gagasan dan ide dari kalangan muda.

"Selain sumber daya alam yang kaya raya, Indonesia sebenarnya memiliki dua aset yang jauh lebih luar biasa, pertama masyarakat terutama pemudanya dengan ide dan gagasan yang visioner," katanya dalam acara peluncuran Gerakan Pemuda Emas (Ekonomi Masjid) Sumpah Pemuda 2021, Indonesia Shariah Economic Festival (ISEF), Kamis (28/10/2021).

Di samping itu, kesepakatan menuju mufakat dari anak-anak muda yang visioner dinilai Taufan merupakan aset berharga yang perlu ditampung serta dimanfaatkan.

"Kedua adalah ketika masyarakat atau pemudanya bersatu padu dan bersepakat untuk mewujudkan visi yang visioner ini," lanjutnya.

Menurutnya penting bagi anak muda untuk tidak hanya mengumbar wacana saja serta asal setuju, melainkan bersepakat penuh untuk mendorong perkembangan ekonomi syariah.

"Kita sangat membutuhkan potensi dan energi pemuda dimulai dari Istiqlal dengan Gerakan Ekonomi Masjid, Gerakan Emas diawali oleh anak muda, semoga bisa diberkahi," pungkasnya.

Seperti diketahui, Bank Indonesia beserta sejumlah stakeholders pendukung mengadakan kegiatan Indonesia Shariah Economic Festival (ISEF) / Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2021 yang ke-8 secara daring maupun luring.

Adapun acara bertaraf nasional dan internasional ini juga turut meluncurkan Gerakan Pemuda Emas (Ekonomi Masjid) untuk mengembangkan potensi ekonomi syariah di Indonesia.

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD