AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Biaya Layanan Haji Meningkat, Indonesia Minta Transparansi Informasi

SYARIAH
Bachtiar Rojab
Jum'at, 22 Juli 2022 15:50 WIB
Indonesia dan Malaysia meminta keterbukaan informasi terkait meningkatnya biaya Haji selama di Arafah.
Indonesia dan Malaysia meminta keterbukaan informasi terkait meningkatnya biaya Haji selama di Arafah.
Indonesia dan Malaysia meminta keterbukaan informasi terkait meningkatnya biaya Haji selama di Arafah.

IDXChannel - Indonesia dan Malaysia meminta keterbukaan informasi terkait meningkatnya biaya Haji selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, yang dikenal sebagai masyair di masa mendatang. Hal itu, usai pada tahun 2022 Indonesia diminta menambah Rp1,5 triliun untuk sekitar 100 ribu jamaah haji

Dirjen Haji dan Umrah Hilman Latief mengatakan, kesamaan pandangan tersebut tercipta usai melakukan evaluasi penyelenggaraan haji tahun 2022 bersama Pengarah Eksekutif Haji Tabung Haji Malaysia Dato' Sri Syed Saleh Syed Abdul Rahman di kantor Daker Makkah, Kamis (21/07/2022).

Hilman mencatat, pada tahun ini, Indonesia diminta menambah Rp1,5 triliun untuk sekitar 100 ribu jamaah haji yang berangkat atau setara dengan tambahan 15 juta per orang. Namun, hingga kini belum ada informasi detail terkait peningkatan biaya tersebut, meski Hilman mengakui terdapat perbaikan fasilitas. 

“Kita sepakat ada banyak peningkatan layanan, kami juga mengevaluasi, ke depan tentu saja cost itu harus sebanding dengan biaya yang kita keluarkan dengan layanan yang kita terima,” ujar Hilman dikutip MPI dalam laman resmi Kemenag, Jumat (22/7/2022).

Menurut Hilman, meski jamaah haji Indonesia dan Malaysia disuguhkan dengan adanya peningkatan kualitas. Namun, keterbukaan informasi tetap perlu disampaikan.
 
“Kita harus masuk detail dong, kepada budget yang disediakan, keperluannya apa saja. Kita bangun fairness untuk jamaah, untuk delegasi, dan tentu saja untuk penyelenggara yang ada di tanah suci,” ungkapnya. 

Senada dengan hal itu, Pengarah Eksekutif Haji Tabung Haji Malaysia Dato' Sri Syed Saleh Syed Abdul Rahman mengatakan, pihaknya perlu mendapatkan detail yang rinci terkait adanya penambahan biaya Masyair tersebut. 

“Kita lihat bahwa perkhidmatan yang disampaikan lebih baik dari tahun sebelum tahun ini. Walau bagaimanapun kita perlu meneliti lebih terperinci berkenaan dengan bayaran yang telah kita buat, di manakah cost itu sebenarnya,” jelasnya. 

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD