Tingginya kepercayaan terhadap produk pendanaan BSI salah satunya didorong oleh produk Tabungan Haji. Terbukti, dari total 203 ribu jamaah haji reguler asal Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini, sebanyak 83,5 persen atau sekitar 169 ribu jamaah mempercayakan proses pelunasan biaya hajinya melalui jaringan sistem keuangan BSI.
Di sektor penyaluran dana, BSI berhasil mencatatkan pertumbuhan double digit sebesar 15,59 persen dengan total pembiayaan mencapai Rp332 triliun. Sektor konsumer dan ritel menjadi motor penggerak utama, diikuti oleh penyaluran ke sektor produktif, UMKM, serta mikro.
Meskipun ekspansi berjalan agresif, tingkat kesehatan pembiayaan BSI tetap terjaga. Indikator Non-Performing Financing (NPF) Gross perseroan ditekan ke posisi 1,80 persen, membaik dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar 1,88 persen.
(Rahmat Fiansyah)