AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Cek Konsumsi Jamaah Haji 2022, Kemenag Gandeng BPOM 

SYARIAH
Widya Michella
Rabu, 18 Mei 2022 11:50 WIB
Kemenag menggandeng BPOM guna memastikan keamanan dan kesehatan pangan atau konsumsi jemaah haji selama di tanah suci. 
Kemenag menggandeng BPOM guna memastikan keamanan dan kesehatan pangan atau konsumsi jemaah haji selama di tanah suci.
Kemenag menggandeng BPOM guna memastikan keamanan dan kesehatan pangan atau konsumsi jemaah haji selama di tanah suci.

IDXChannel - Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna memastikan keamanan dan kesehatan pangan atau konsumsi jamaah haji selama di tanah suci. 

Hal ini ditandai dengan penyiapan Nota Kesepahaman antara Kemenag dan BPOM yang dibahas Menag saat menerima Kepala Badan POM Penny Kusumastuti Lukito dan tim di Jakarta, Selasa (17/5/2022)

Menurut Menag kesehatan makanan jamaah perlu diperhatikan selama di tanah suci. Sebab, asupan gizi yang baik dapat menunjang kesehatan jamaah sehingga bisa beribadah dengan khusyuk.

"Kami tetap menyarankan makanan yang dikonsumsi jamaah selama di Tanah Suci adalah makanan yang bercita rasa nusantara agar dapat meyesuaikan selera dan kondisi pencernaan jamaah yang terbiasa dengan makanan khas nusantara," ujar Menag dikutip dalam laman resmi Kemenag, Rabu,(18/05/2022).

Menag pun mengimbau kepada katering mengimbau katering di Tanah Suci untuk menggunakan bahan dan bumbu dari tanah air. Hal ini agar cita rasa masakan khas nusantara tidak banyak berubah.

"Terkadang makanan yang dikonsumsi jamaah sudah cukup kandungan gizinya. Namun distribusi makanan mungkin saja tidak tepat waktu sehingga makanan menjadi kurang sehat dan ini perlu diperhatikan, kami sangat bersyukur tim dari BPOM mengingatkan kami akan hal ini," ujar Menag.

Sementara itu, Kepala Badan POM Penny Kusumastuty Lukito mengatakan timnya siap membantu proses pengecekan pangan jamaah agar sesuai dengan aturan kesehatan yang baik bagi para jemaah.

"Kami memiliki food inspector sehingga dapat memaksimalkan pengawasan terhadap kesehatan pangan dan obat-obatan bagi para jamaah,"kata Penny.

Penny mengatakan Badan POM akan berusaha dengan maksimal untuk bekerja sama dengan Kemenag agar kenyamanan ibadah jamaah dapat terwujud. 

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD