Dia mengatakan relokasi kantor yang memiliki luas bangunan 1.752 meter persegi ini merupakan respon atas kebutuhan layanan perbankan yang kian kompleks di wilayah dengan pertumbuhan ekonomi pesat.
"Bank BSN hadir di Kota Tangsel, yang juga merupakan salah satu jantung pusat pertumbuhan ekonomi Jabodetabek untuk memberikan kemudahan akses bagi nasabah," kata Alex.
Secara nasional, aset Bank BSN per Maret 2026 telah mencapai sekitar Rp76,2 triliun dengan melayani lebih dari 1,34 juta nasabah di seluruh Indonesia.
Relokasi kantor cabang di Serpong, Tangsel ini menjadi sinyal kuat kesiapan perseroan dalam menghadapi tantangan pasar dan menangkap peluang pertumbuhan di sektor pembiayaan syariah.
Sejalan dengan visi perseroan untuk terus meningkatkan inklusi keuangan, Bank BSN menetapkan fokus pada tiga pilar bisnis Utama yaitu penyaluran KPR Subsidi, pengembangan UMKM melalui integrasi digital, serta inovasi produk konsumen.