AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

Jamaah Haji Masa Tunggu Bakal Dapat Pembinaan Khusus Kemenag

SYARIAH
Widya Michella
Kamis, 13 Januari 2022 13:19 WIB
(PHU) Kemenag Hilman Latief mengatakan akan menyiapkan program pembinaan khusus bagi para jamaah haji dalam masa tunggu.
Jamaah Haji Masa Tunggu Bakal Dapat Pembinaan Khusus Kemenag (Dok.MNC Media)
Jamaah Haji Masa Tunggu Bakal Dapat Pembinaan Khusus Kemenag (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief mengatakan akan menyiapkan program pembinaan khusus bagi para jamaah haji dalam masa tunggu. Lantaran rata-rata masa tunggu calon jemaah haji di Indonesia mencapai 25 tahun.

"Saya sudah memerintahkan jajaran Direktorat untuk mendesainkan secara riil konsep untuk pembinaan jamaah tunggu. Bukan hanya untuk yang akan berangkat tahun depan tapi termasuk yang akan berangkat 20 sampai 30 tahun akan datang,"kata Hilman dikutip dalam laman resmi Kemenag,Kamis,(13/1/2022).

Menurut hilman, daftar tunggu harus dicari solusi bersama-sama dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat khususnya jemaah haji. Apalagi, masa tunggu yang terus bertambah, tidak berbanding lurus dengan jumlah jemaah yang diberangkatkan untuk berhaji. 

Oleh karena itu, pemberian program khusus bagi jemaah dalam masa tunggu menurut Hilman perlu dilakukan. Salah satu tujuannya untuk memberikan nilai tambah serta pengetahuan bagi para calon jemaah haji

Hilman pun memikirkan program ini agar dapat dilakukan secara luring dan daring. Di dalamnya, calon jemaah akan diberikan materi membahas sesi tentang perhajian, masalah-masalah ke-Islaman, serta materi dasar Islam lainnya. 

"Ini sedang kita pikirkan, Jadi jamaah tidak hanya menunggu,"kata dia.

Nantinya dalam pembinaan ini, Kemenag akan melibatkan seluruh jajaran mulai dari tingkat Kanwil Kemenag Provinsi, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota hingga Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. 

"Kita akan optimalkan mereka, untuk menyapa langsung ke jamaah haji dalam masa tunggu dan jemaah yang akan berangkat" ujarnya.

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD