AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Dana Kelolaan Haji Capai Rp158 Triliun, 71,27 Persen Dialokasikan untuk Investasi

SYARIAH
Iqbal Dwi Purnama
Rabu, 12 Januari 2022 14:35 WIB
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat dana kelolaan haji tahun 2021 mencapai Rp158 triliun. Sekitar 71,27 persen akan dialokasikan untuk investasi.
Dana Kelolaan Haji Capai Rp158 Triliun, 71,27 Persen Dialokasikan untuk Investasi. (Foto: MNC Media)
Dana Kelolaan Haji Capai Rp158 Triliun, 71,27 Persen Dialokasikan untuk Investasi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat dana kelolaan haji tahun 2021 mencapai Rp158 triliun. Sebanyak 71,27 persen atau sebesar Rp113,24 triliun akan dialokasikan untuk Investasi

Sedangkan sisanya 28,73% atau Rp45,64 triliun ditempatkan pada bank syariah dalam bentuk giro dan deposito syariah.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Acep Riana Jayaprawira mengatkan proporsi dana haji yang ditempatkan dan di investasi telah seuai dengan ketentuan yang diatur di PP No. 5 tahun 2018.

Menurutnya dana haji dikelola BPKH secara professional pada instrumen syariah yang aman dan likuid, yang mencapai 2,98 kali Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH)

"Selain itu BPKH dalam pengelolaan dana haji dilakukan secara transparan, dipublikasikan, diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan diawasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)," ujarnya dalam keteranga tertulis, Rabu (12/1/2022).

Menurutnya Acep Riana hal tersebut dibuktikan BPKH dengan diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK 3 (tiga) kali berturut-turut yakni Laporan Keuangan Tahun 2018, 2019 dan 2020.

Untuk tahun 2022 Acep Riana menambahkan BPKH terus akan meningkatkan kinerjanya dengan tetap mengedepankan pengelolaan dana haji berdasarkan prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparan dan akuntabel. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD