AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Masjid Istiqlal Resmi Tiadakan Salat Idul Fitri

SYARIAH
Widya Michella/MPI
Selasa, 11 Mei 2021 15:00 WIB
Dia menyebut walaupun jamaah dibatasi sebanyak 10% namun jamaah masjid Istiqlal sekitar 10 ribu orang.
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Masjid Istiqlal Resmi Tiadakan Salat Idul Fitri (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) mengumumkan secara resmi untuk tidak melaksanakan kegiatan salat Idul Fitri 1442 H. 

Dalam konferensi pers pada Selasa,(11/05/2021), Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar mengatakan hal ini sudah dipertimbangkan dan didukung oleh berbagai pihak seperti Kemenag, Kemenko PMK dan Gubernur DKI Jakarta. 

"Kami memutuskan Istiqlal di tutup untuk tidak menyelenggarakan idul Fitri pertimbangannya Satu tentu saja perkembangan covid-19 yang belum menunjukkan tanda lebih baik. Pertimbangan kami diatas segalanya untuk mencegah bahaya daripada mengejar manfaat, segala hal yang menimbulkan bencana. Baik Menko PMK, Menag mendukung kebijakan masjid Istiqlal dan Gubernur DKI Jakarta mengapresiasi terhadap langkah kami," kata Nasaruddin. 

Dia menyebut walaupun jamaah dibatasi sebanyak 10% namun jamaah masjid Istiqlal sekitar 10 ribu orang. Jika melaksanakan shalat idul Fitri maka akan masuk secara bersamaan baik masuk maupun keluar yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

"Masjid Istiqlal ketika shalat diarahkan ke lantai dua dan melewati tangga yang sama pulang pergi. Kami mohon maaf kepada para jamaah, kami tidak bisa melakukan seperti apa yang diharapkan padahal banyak yang tidak mudik dan ingin salat di Istiqlal," ucapnya. 

Sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, warga di daerah Jakarta dapat melaksanakan shalat di masjid terdekat atau lingkungan masing-masing. 

Namun, dia mengajak agar para masjid dapat mencontoh kebijakan Masjid Istiqal yang meniadakan pelaksanaan shalat idul Fitri. 

"Kita tahu juga bahwa Istiqlal sebagai masjid terbesar di Asia tenggara telah dicontoh oleh berbagai masjid di tingkat provinsi. Tentu mereka punya hak untuk melakukan kebijakan di masjid sendiri. Demi terciptanya keselamatan bersama ada baiknya mencontoh masjid Istiqlal guna menghindari covid," katanya. 

Untuk salat Tarawih, ia menyampaikan akan tetap dilaksanakan dengan membatasi 2000 jamaah. Lalu untuk takbir dilakukan melalui virtual sekaligus mengajak negara sahabat bersama-sama mengumandangkan kemenangan hari raya idul Fitri 1442H. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD