AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Kloter Pertama Haji Indonesia Diperkirakan Berangkat 5 Juni 2022

SYARIAH
Widya Michella
Jum'at, 14 Januari 2022 06:33 WIB
Wamenag Zainut Tauhid memperkirakan pemberangkatan jemaah haji 1443/2022M kloter pertama pada tanggal 5 Juni 2022.
Kloter Pertama Haji Indonesia Diperkirakan Berangkat 5 Juni 2022 (Dok.MNC Media)
Kloter Pertama Haji Indonesia Diperkirakan Berangkat 5 Juni 2022 (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid memperkirakan pemberangkatan jemaah haji 1443/2022M kloter pertama pada tanggal 5 Juni 2022.  Hal ini disampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis, (13/1/2022).

"Sesuai dengan kalender hijriah dan berdasarkan asumsi normal perkiraan jadwal pemberangkatan jemaah haji tahun 1443H/2022M (kloter pertama) akan diberangkatkan pada tanggal 4 Dzulqa'dah atau tanggal 5 Juni 2022,"ujar dia.

Namun dia belum dapat memastikan apakah keberangkatan kloter pertama dapat dilakukan. Pasalnya sejak Menag Yaqut melakukan koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi yaitu Menteri urusan Islam dakwah dan penyuluhan dr. Abdullatif Al syeikh, Gubernur Mekah pangeran Khalid bin al Faisal dan Menteri Haji dan umrah dr.Tawfiq bin Fauzan Al rabeah pada bulan November 2021 lalu, pemerintah Arab Saudi belum membicarakan hal tersebut.

"Hasil dari koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa sampai dengan saat ini kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaran ibadah haji pada tahun 1443H/2022M, belum dapat diperoleh,"ujar dia.

Zainut menyampaikan walaupun begitu pemerintah terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M. Mulai dari menyusun beberapa skenario penyelenggaraan ibadah haji dimana pemerintah melakukan mitigasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M dengan dua opsi yaitu kuota penuh kuota terbatas dan tidak memberangkatkan jemaah haji. 

"Pemerintah sampai saat ini tetap bekerja untuk menyiapkan opsi pertama kuota penuh. Sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan secara normal seperti penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya,"ucapnya.

Selanjutnya, jemaah haji 1443H/2022M yang diberangkatkan adalah jemaah haji yang berhak berangkat tahun 1441H/2020M, yang telah melunasi bipih maupun yang belum sempat melunasi bipih serta tidak melakukan pembatalan hajinya.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD