AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26855.30
0.67%
+177.50
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Menag: Calon Jamaah Haji yang Batal Berangkat Karena Usia Jadi Prioritas Tahun Depan

SYARIAH
Widya Michella
Selasa, 26 April 2022 23:54 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas memastikan jamaah haji yang telah lunasi Bipih dan gagal berangkat karena usia akan jadi prioritas haji di tahun depan.
Menag: Calon Jamaah Haji yang Batal Berangkat Karena Usia Jadi Prioritas Tahun Depan (Dok.MNC)
Menag: Calon Jamaah Haji yang Batal Berangkat Karena Usia Jadi Prioritas Tahun Depan (Dok.MNC)

IDXChannel - Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas memastikan jamaah haji yang telah lunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1441 H/2020 M dan batal berangkat karena batasan usia di maksimal 65 tahun jadi prioritas haji tahun berikutnya. 

Menurutnya hal ini disebabkan karena adanya kebijakan penyelenggaraan haji 1443/2022 oleh Pemerintah Arab Saudi yang membatasi usia jemaah haji yang berumur maksimal 65 tahun. 

Dengan demikian, baik haji reguler ataupun khusus di tahun ini, kata Menag akan memprioritaskan keberangkatan jemaah berusia paling tinggi 65 tahun per tanggal 8 Juli 2022. Serta sesuai dengan urutan nomor porsinya masing-masing. 

"Jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M yang tidak masuk alokasi kuota dan/atau menunda keberangkatan pada tahun 1443 H/2022 M diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M sepanjang kuota haji tersedia,” kata Menag dalam keterangan resminya, Selasa,(26/04/2022).

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) RI juga telah menetapkan besaran kuota haji reguler 1443 H/2022 M dalam Keputusan Menteri Agama KMA No 405 tahun 2022 tentang Kuota Haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M. 

"KMA ini selanjutnya akan menjadi pedoman seluruh jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus dalam melakukan finalisasi penyediaan layanan jemaah haji Indonesia,”ujar Menag.

Dalam KMA yang ditandatangani Menag Yaqut tertanggal 22 April 2022 ini ditetapkan bahwa kuota haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M berjumlah 100.051, terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD