Pemerintah ingin memastikan jamaah haji Indonesia mendapatkan layanan terbaik hingga kembali ke Tanah Air.
“Kehadiran kami di Tanah Suci adalah untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan baik. Pemerintah ingin memastikan seluruh layanan kepada jamaah berjalan lancar, aman, dan nyaman, terutama menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Menhaj.
Menurut Menhaj, salah satu agenda utama Amirulhaj adalah memastikan kesiapan operasional Armuzna berjalan seratus persen. Kesiapan tersebut meliputi tenda dan fasilitas pendukung, transportasi, konsumsi, layanan kesehatan, serta skema pergerakan jemaah saat puncak haji.
“Armuzna adalah fase paling penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Karena itu, seluruh aspek layanan harus dipastikan siap, mulai dari tenda, konsumsi, transportasi, hingga pengaturan pergerakan jemaah. Semua harus berjalan terukur, tertib, dan berorientasi pada keselamatan jamaah,” katanya.
Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah bekerja mendampingi jamaah sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga berada di Arab Saudi. Ia meminta petugas tetap menjaga stamina, kekompakan, serta kecepatan respons dalam memberikan pelayanan kepada jamaah.