AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Pastikan Umrah dan Haji 2022, DPR Minta Pemerintah Terus Lobi Arab Saudi

SYARIAH
Carlos Roy Fajarta
Kamis, 18 November 2021 08:12 WIB
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendorong pemerintah untuk terus mempersiapkan persiapan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia.
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendorong pemerintah untuk terus mempersiapkan persiapan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia. (Foto: MNC Media)
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendorong pemerintah untuk terus mempersiapkan persiapan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia. (Foto: MNC Media)


IDXChannel - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendorong pemerintah untuk terus mempersiapkan persiapan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia agar benar-benar bisa dilaksanakan pada 2022.

Pemerintah Indonesia kata Yandri Susanto perlu bertemu langsung dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi di Riyadh untuk memastikan keberangkatan haji dan umrah tersebut.

“Kami dorong terus pemerintah mematangkan pelaksanaan umrah dan haji, termasuk melobi langsung di Riyadh dan menemui pihak yang berwenang," ujar Yandri Susanto, Rabu (17/11/2021).

Ia menyebutkan setelah bertemu langsung dengan pemerintah Arab Saudi diharapkan semua informasi dan konfirmasi terkait pelaksanaan haji dan umrah untuk Indonesia bisa langsung terjawab.

Yandri juga mengungkapkan Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Agama RI akan membahas lebih dalam terkait pelaksanaan haji dan umrah dalam rapat kerja.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Arab Saudi telah memberikan sinyal untuk membuka kembali pintu bagi jamaah Umroh dan Haji asal Indonesia ke Tanah Suci melalui Nota Diplomatik yang dikeluarkan pada 8 Oktober 2021 lalu.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama masih terus melakukan negosiasi terkait persyaratan vaksinasi Covid-19, karantina, dan aspek teknis lainnya terkait penyelenggaraan umrah maupun haji.

Salah satu hal teknis adalah dengan kewajiban vaksinasi booster untuk penerima vaksin Sinovac dan Sinopharm. Selain itu pemerintah saat ini tengah berupaya untuk mencapai target vaksinasi Covid-19 di akhir tahun 2021. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD