AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Pilih Hewan Kurban di Tengah PMK, Berikut Tips dari Kemenag

SYARIAH
Widya Michella
Jum'at, 24 Juni 2022 09:57 WIB
Kemenag menyampaikan beberapa trik  kepada masyarakat soal pemilihan hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha 1443H/2022.
Pilih Hewan Kurban di Tengah PMK, Berikut Tips dari Kemenag (Dok.MNC)
Pilih Hewan Kurban di Tengah PMK, Berikut Tips dari Kemenag (Dok.MNC)

IDXChannel - Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar menyampaikan beberapa trik  kepada masyarakat soal pemilihan hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha 1443H/2022. Apalagi di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Fuad menyampaikan hal pertama yang harus diperhatikan ialah fisik hewan kurban baik sapi atau kambing/domba memenuhi ketentuan syariat termasuk usia hewan ternak

"Yaitu telah mencapai umur tertentu dan tidak cacat (rusak mata, telinga, ekor, sakit, pincang, dan kurus,"kata Fuad dikutip dalam keterangan resminya, Jumat,(24/06/2022). 

Selain itu, Fuad menyampaikan, hewan kurban juga harus dipastikan aman dari wabah PMK. Sebab aspek kesehatan merupakan parameter dalam memilih hewan kurban terbaik yang dibuktikan dengan terpenuhinya syarat dan ketentuan dari instansi terkait.

"Kondisi hewan kurban dipastikan sehat dan aman dari penyakit hewan apapun,”ujarnya.

Kemudian soal perawatan hewan kurban, lanjut Fuad juga harus diperhatikan. Seperti diantaranya kondisi kandang, pakan ternak, dan pengangkutan/pengiriman hewan kurban.

“Sapi juga makhluk Allah dan tidak boleh diperlakukan seperti barang tidak bernyawa, sebagaimana yang sempat viral di media sosial baru-baru ini,” tuturnya.

Lalu soal penyembelihan, kata Fuad perlu memperhatikan waktu yang telah ditentukan oleh hukum syarak,yaitu pada 10 Zulhijah dan 3 hari setelah Idul Adha atau dikenal sebagai Hari Tasyrik.

Terutama pada penyembelihan hewan kurban dan pendistribusian daging kurban yang dilakukan di luar waktunya. Baik mendahului maupun melampaui waktunya, tidak bisa disebut sebagai kurban.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD