Dari pantauan di lokasi, petugas tampak berjaga di sepanjang lorong terminal sambil membantu mengatur arus jamaah. Sejumlah petugas transportasi sesekali memberi aba-aba agar jamaah tetap tertib saat naik bus.
Sistem buka tutup akses terminal juga diterapkan untuk menghindari penumpukan dan dorong-dorongan saat jam sibuk. Menurut Sitorus, pola tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan jamaah di tengah meningkatnya kepadatan Masjidil Haram menjelang puncak haji.
"Sehingga jamaah itu dapat masuk ke dalam bis dengan nyaman. Tidak ada dorong-dorongan, sehingga tidak harus khawatir jamaah tertinggal oleh bus," ujarnya.
Selain pengaturan khusus untuk jamaah lansia, PPIH juga mengingatkan jamaah terkait penghentian sementara operasional bus shalawat sebelum waktu salat Jumat. Ia mengatakan seluruh pergerakan bus di Terminal Ajyad dihentikan mulai pukul 08.00 WAS hingga selesai salat Jumat sesuai kebijakan keamanan Arab Saudi.
Karenanya, ia mengimbau jamaah di wilayah Misfalah berangkat lebih pagi menuju Masjidil Haram agar tidak tertahan penutupan terminal. "Terminal Ajyad akan ditutup pukul 08.00, jadi tidak ada pergerakan armada bus ke pondokan," katanya.