AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Puluhan Calon Jamaah Haji di Salatiga Siap Berangkat ke Mekkah

SYARIAH
Angga Rosa/Kontributor
Jum'at, 27 Mei 2022 14:33 WIB
Sebanyak 89 orang calon jamaah haji dari Salatiga siap berangkat ke Tanah Suci, Mekkah.
Puluhan Calon Jamaah Haji di Salatiga Siap Berangkat ke Mekkah (FOTO:MNC Media)
Puluhan Calon Jamaah Haji di Salatiga Siap Berangkat ke Mekkah (FOTO:MNC Media)

IDXChannel – Sebanyak 89 orang calon jamaah haji dari Salatiga siap berangkat ke Tanah Suci, Mekkah

Mereka saat ini, sedang melakukan persiapan dan mengikuti bimbingan manasik haji yang digelar Kementerian Agama Kota Salatiga di Pondok Pesantren Agro Nuur El-Falah.

Kepala Kementerian Agama Kota Salatiga, Taufiqurokhman menjelaskan, jamaah calon haji dari Salatiga akan diberangkatkan ke Tanah Suci dalam satu kloter, yakni kloter 37. Mereka akan berangkat pada 28 Juni 2022.

"Sebanyak 89 calon haji dari Salatiga terdiri dari 50 orang wanita dan 39 orang laki-laki," teranya, Jumat (27/5/2022).

Menurutnya, ada satu jamaah calon haji meminta penundaan pemberangkatan haji. Alasannya ingin berangkat ke Tanah Suci bersama dengan mahramnya.

“Walaupun ada yang kosong satu akibat ditunda, tetapi ada satu mutasi masuk dari Kabupaten Semarang jadi jumlahnya tetap 89 orang,” ujarnya.

Terkait bimbingan manasik calon haji di Kota Salatiga, akan dipusatkan di Pondok Pesantren Agro Nuur El-Falah. “Kita memberikan beberapa materi yaitu kebijakan penyelenggaraan ibadah haji di dalam negeri maupun saat di Arab Saudi, bimbingan manasik haji, pengenalan budaya arab dan yang terakhir praktik manasik haji,” paparnya.

Sementara itu, calon haji asal Kecamatan Sidorejo, Barokah mengatakan, setelah menunggu antrean pemberangkatan haji selama sepuluh tahun, akhirnya bisa menunaikan ibadah haji pada tahun jni. Untuk itu, sebelum pemberangkatan haji dia selalu menjaga kesehatan.

“Menjaga kesehatan terutama fisik sangat penting apalagi cuaca di Salatiga dengan Arab Saudi berbeda. Kita juga harus mempersiapkan mental," tandasnya. 

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD