"Tentunya bagaimana tugas dan tanggung jawab ini bisa dijalankan dengan baik yaitu dengan bersama-sama. Tidak mungkin bisa dikerjakan kalau kita kerja sendiri-sendiri. Mohon bantuannya, mohon masukannya,” tutur Rosan.
Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin memberikan refleksi atas perjalanan ekonomi syariah di Indonesia. Sejak berdirinya MES, terdapat dua sasaran utama yang ingin dikembangkan yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat.
"Selama kurang lebih 25 tahun gerakan ini sudah menghasilkan berbagai regulasi, institusi, dan capaian. Bahkan posisi ekonomi syariah dunia kita sudah nomor 3, dari sebelumnya di posisi 18,” ungkapnya.
Ma’ruf menegaskan target ke depan MES yaitu meningkatkan market share ekonomi syariah di atas 50 persen atau dengan istilah lainnya mensyariahkan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini satu dari dua target tersebut telah tercapai yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah, namun saat ini belum mampu mensyariahkan ekonomi masyarakat.
"Capaian kita di sektor keuangan baru 30 persen (mensyariahkan ekonomi). Oleh karena itu, sasaran kita ke depan adalah mensyariahkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.