AALI
8700
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
640
ACST
189
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
750
ADMF
8400
ADMG
167
ADRO
3940
AGAR
286
AGII
2440
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
99
AHAP
101
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1350
AKSI
328
ALDO
685
ALKA
286
ALMI
400
ALTO
173
Market Watch
Last updated : 2022/09/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.11
0.46%
+2.49
IHSG
7130.96
0.26%
+18.51
LQ45
1021.01
0.49%
+5.02
HSI
17442.59
-2.34%
-417.72
N225
26042.21
-1.99%
-529.66
NYSE
13541.76
-0.29%
-38.64
Kurs
HKD/IDR 1,938
USD/IDR 15,230
Emas
794,809 / gram

Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Ikut Kembangkan Ekonomi Syariah Buka Lapangan Kerja

SYARIAH
Winda Destiana
Rabu, 14 Juli 2021 15:49 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak mahasiswa untuk ikut serta mengembangkan ekonomi syariah sebagai salah satu upaya dalam menciptakan lapangan kerja
Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Ikut Kembangkan Ekonomi Syariah Buka Lapangan Kerja
Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Ikut Kembangkan Ekonomi Syariah Buka Lapangan Kerja

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak mahasiswa untuk ikut serta mengembangkan ekonomi syariah sebagai salah satu upaya dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Menparekraf Sandiaga menilai di tengah pandemi Covid-19, sektor ekonomi syariah Indonesia justru mengalami pertumbuhan yang signifikan. Fakta tersebut bisa menjadi bukti besarnya potensi ekonomi syariah untuk mencetak peluang usaha sekaligus lapangan kerja di masa depan. 

Dalam paparannya, Sandiaga juga mengatakan ekonomi syariah kini tengah melewati tahap yang sangat strategis, mengingat pertumbuhannya di tengah pandemi Covid-19. Hal itu dibuktikannya dari segi kinerja ekonomi syariah secara umum yang bertumbuh 5,72 persen sejak tahun 2019.

Pertumbuhan tersebut dipaparkan Sandiaga Uno ditopang oleh makanan halal, fesyen, pertanian, dan sejumlah lini sektor ekonomi syariah. 

"Potensi pasar industri halal saya lihat kita kembali kepada yang menjadi kebutuhan pokok," ungkap Sandiaga Uno dalam Webinar Gunadarma Sharia Economic Event bertajuk 'Kiat Sukses Berbisnis Peluang dan Tantangan yang Dihadapi Para Pelaku Usaha di Masa Pandemi' semalam.

"Bahwa penduduk muslim dunia akan terus berkembang, mencapai 1,84 miliar pada 2018, pada 2030 menjadi hampir sepertiga dari total populasi dunia. Mereka akan membutuhkan produk-produk halal dan thoyib," sambungnya.

Oleh karena itu, perekonomian syariah ditegaskannya harus bisa memetakan peluang usaha senilai lebih dari 250 miliar dolar AS. Dirinya pun berharap agar kalangan muda dapat mengambilnya peluang sekaligus pemain sentral dalam ekosistem perekonomian syariah dunia.

"Saya melihat bahwa estimasi konsumsi umat muslim ada 2,2 triliun dolar AS, ini luar biasa sekali, ini dua kali besarnya dari ekonomi Indonesia. Saya yakin ini akan menembus jumlah 3 juta dolar AS pada 2024," jelas Sandiaga Uno.

Dia juga menilai sebanyak 76 persen dari 260 juta jiwa rakyat Indonesia, konsumsinya mencapai 220 miliar dolar AS dari produk dan jasa halal, atau pertumbuhannya diartikulasikan sebesar 5,3 persen pertahun.

Ekonomi syariah dijelaskannya merupakan simbol ekonomi yang berkeadilan, tentunya bisa memberikan pemerataan, keberlanjutan, dan keberpihakan ekonomi kepada masyarakat.

"Satu peluang yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat, menghadirkan perekonomian yang berkeadilan,” katanya. 

Lebih lanjut dipaparkannya, Indonesia kini dihadapkan dengan situasi vuca atau volatility, uncertanty, complexity and abiguity. Terkait hal tersebut, Sandiaga Uno berharap kepada semua pihak untuk bisa meningkatkan tiga hal, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Inovasi katanya meliputi peningkatan adaptasi teknologi untuk menciptakan peluang usaha sekaligus mencetak lapangan kerja.

"Covid-19 memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan, bukan hanya berjualan online, tapi juga bisa menciptakan konten-konten kreatif yang meyakinkan," ujarnya.

Hal selanjutnya adalah adaptasi sehingga ia mengajak seluruh pihak untuk dapat beradaptasi terhadap protokol kesehatan. Terlebih masyarakat ekonomi syariah yang menurutnya identik dengan CHSE, yaitu Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability.

"Dan terakhir kolaborasi, selama ini kita didominasi oleh kompetisi, saatnya kita berkolaborasi. Kita berharap agar Gunadarma Sharia Economic Event ini dapat memberikan inspirasi kepada entrepreneur dan calon enterpreneur," ujar Sandiaga Uno.

Saat menutup webinar, Sandiaga Uno berpesan kepada para mahasiswa untuk terus optimistis menghadapi tantangan di tengah pandemi Covid-19. Sebab, menurutnya, krisis ekonomi serta beragam keterbatasan yang dihadapi dapat membentuk karakter seorang enterpreneur yang mumpuni. 

"Saya sendiri, DNA-nya adalah enterpreneur, saya lahir dan besar sebagai enterpreneur karena krisis ekonomi, dari krisis ke krisis membawa saya kepada tantangan baru," ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga berharap agar masyarakat, terutama para pelaku ekonomi, anak-anak muda yang merupakan masa depan bangsa dapat terus bergerak menjadi pemenang.

"Jangan menjadi kaum rebahan, tapi jadilah agen perubahan. Bangkit di saat sulit, menang melawan Covid-19,” tutupnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD