AALI
9650
ABBA
248
ABDA
0
ABMM
2350
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
800
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
2870
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
121
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1500
AKRA
1035
AKSI
294
ALDO
875
ALKA
296
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.18
-1.2%
-6.43
IHSG
6942.35
-0.77%
-54.11
LQ45
995.71
-1.18%
-11.93
HSI
21996.89
-1.88%
-422.08
N225
26804.60
-0.91%
-244.87
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,890
USD/IDR 14,848
Emas
867,193 / gram

Setor Awal Rp5 Juta, Penjual Karak Asal Pasuruan Bisa Naik Haji Tahun Ini

SYARIAH
Lukman Hakim
Kamis, 16 Juni 2022 09:12 WIB
Penjual karak asal Kabupaten Pasuruan Jatim akhirnya bisa berangkat haji tahun ini, berikut kisahnya.
Setor Awal Rp5 Juta, Penjual Karak Asal Pasuruan Bisa Naik Haji Tahun Ini (Dok.MNC)
Setor Awal Rp5 Juta, Penjual Karak Asal Pasuruan Bisa Naik Haji Tahun Ini (Dok.MNC)

IDXChannel - Moh. Ilyas, jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 17 dari Kabupaten Pasuruan tidak menyangka dirinya bakal bisa berangkat ke tanah suci tahun ini. 

Namun dengan berbekal tekad kuat, penjual karak tersebut bisa menjalankan ibadah haji. Karak merupakan nasi basi yang dijemur hingga kering. 

"Saya ini kalau di kampung saya, dulunya diremehkan. Bisa dibilang saya termasuk golongan kelas bawah. Dari usia 4 tahun saya sudah ditinggalkan bapak," kenang Ilyas saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Kamis (17/6/2022).

Ilyas menceritakan, dia memulai usaha jual beli karak pada tahun 1995. Untuk berjualan, dia menggunakan sepeda onthel. 

"Saat itu ketika saya mulai usaha jual beli karak, saya membeli karak masih seharga Rp500 per kilogram (kg). Lalu saya jual kembali seharga Rp1.000 per kg," terang pria berusia 48 tahun ini. 

Menurutnya dari hasil jual beli karak itu keuntungan yang diperolehnya tidak terlalu banyak. 

"Sambil jualan karak keliling-keliling, ada seorang pelanggan yang mengetahui kalau saya ini bisa ceramah, nyanyi juga bisa. Akhirnya sama dia, saya diundang ke acara tasyakurannya. Dari situ orang-orang tahu kalau saya bisa nada dan dakwah," terang pria bersuara merdu ini.

Berkat keahliannya bernyani dan berdakwah, Ilyas bisa memperoleh penghasilan tambahan. Meskipun saat itu uangnya tidak banyak dan belum cukup untuk mendaftar haji, namun dia membulatkan tekad menunaikan rukun Islam ke-5 tersebut. Tahun 2011, dia memberanikan diri untuk mendaftar haji lewat dana talangan.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD