AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Vaksin Sinovac Diperbolehkan, Dubes Arab Saudi Ungkap Kuota Haji dan Umroh RI

SYARIAH
Dominique Hilvy Febriani
Kamis, 16 September 2021 16:22 WIB
Dubes Arab Saudi, Essam bin Abed Al-Thaqafi, menegaskan keberangkatan jemaah haji Indonesia tidak memerlukan jenis vaksin tertentu.
Dubes Arab Saudi, Essam bin Abed Al-Thaqafi, menegaskan keberangkatan jemaah haji Indonesia tidak memerlukan jenis vaksin tertentu. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Duta Besar Arab Saudi, Essam bin Abed Al-Thaqafi mengunjungi MNC Tower, untuk memberikan klarifikasi atas sejumlah informasi yang perlu diluruskan terkait penyelenggaraan haji dan umroh bagi jemaah Indonesia.

“Seperti yang kita ketahui kuota yang diberikan untuk orang Indonesia sekitar 230 ribu orang. Berbicara mengenai kuota yang menurun saya pikir itu cukup berat kami baru saja menyelesaikan high season dan sedang mempersiapkan untuk high season selanjutnya” Kata Essam di MNC Tower (16/9/2021).

Essam menegaskan keberangkatan jemaah haji Indonesia tidak memerlukan jenis vaksin tertentu. “Untuk saat ini vaksin Sinovac masih diterima oleh otoritas Saudi Arabia, vaksin buatan Cina masih diperbolehkan.” Ujarnya.

kedatangan Dubes Essam ke MNC adalah untuk bersilaturahmi, bukan hanya mengklarifikasi terkait penyelenggaraan Haji dan Umroh. Essam menyebut, Otoritas pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa semua jenis vaksin diperkenankan untuk keberangkatan haji dan umroh.

Adapun ia menjelaskan tentang kapan dibuka untuk jemaah haji dan umroh Indonesia. “Akan kita informasikan secepatnya insya Allah. Iya sedang kami upayakan, Komite sedang mengkaji tentang ini, Menurut saya insya Allah secepatnya Akan diperuntukkan untuk Indonesia,” ucapnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD