IDXChannel – Apple mengumumkan rekor pendapatan total perusahaan dan laba per saham pada Kamis (30/4/2026). Hal itu didukung penjualan iPhone yang tumbuh lebih dari 20 persen pada kuartal kedua berturut-turut.
Ini merupakan laporan triwulanan pertama raksasa teknologi tersebut sejak mengejutkan Wall Street dengan pengumuman transisi CEO.
Sepuluh hari yang lalu, Apple mengatakan bahwa bos saat ini, Tim Cook, akan menjadi ketua dewan direksi dan akan digantikan oleh veteran internal John Ternus. Langkah ini merupakan langkah mendadak bagi analis dan investor, memicu kekhawatiran bahwa Cook mengundurkan diri pada saat perusahaan menghadapi kurangnya visibilitas dalam hal mengubah kecerdasan buatan menjadi penggerak pendapatan.
Namun, perusahaan yang berbasis di Cupertino, California itu mencatatkan laba USD2,01 per saham dengan pendapatan USD111,18 miliar pada kuartal kedua fiskal 2026. Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan para analis yang menyebut laba Apple diproyeksi mencapai USD1,93 per saham dengan pendapatan USD108,92 miliar.
Terlepas dari kekhawatiran seputar ambisi AI Apple, perusahaan terbesar ketiga di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar ini telah mendapatkan kembali momentum dalam bisnis intinya, yaitu smartphone. Kuartal lalu tercatat kinerja penjualan iPhone terbaik dari raksasa teknologi ini dalam lebih dari empat tahun, dan tren tersebut berlanjut pada kuartal ini juga.