sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bos BlackRock Soroti Risiko AI, Berpotensi hanya Untungkan Segelintir Pihak

Technology editor Nia Deviyana
24/03/2026 03:00 WIB
CEO BlackRock Larry Fink, memperingatkan lonjakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berisiko memperlebar kesenjangan kekayaan.
Bos BlackRock Soroti Risiko AI, Berpotensi hanya Untungkan Segelintir Pihak. Foto: Youtube.
Bos BlackRock Soroti Risiko AI, Berpotensi hanya Untungkan Segelintir Pihak. Foto: Youtube.

IDXChannel - CEO BlackRock Larry Fink, memperingatkan lonjakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berisiko memperlebar kesenjangan kekayaan.

Pesatnya perkembangan AI memicu perdebatan apakah manfaatnya akan tersebar luas ke berbagai sektor atau justru memperlebar jurang antara perusahaan teknologi besar dan perusahaan kecil yang kesulitan bersaing.

Sejak peluncuran ChatGPT pada November 2022, sebagian besar kenaikan pasar yang didorong AI di Wall Street dipimpin oleh perusahaan-perusahaan yang berada di pusat perkembangan tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa pemenangnya masih terbatas pada segelintir pihak.

"Sebagian besar kekayaan besar yang tercipta selama beberapa generasi terakhir mengalir kepada mereka yang sudah memiliki aset keuangan. Kini AI berpotensi mengulang pola tersebut dalam skala yang lebih besar,” kata Fink dalam surat tahunannya kepada pemegang saham dilansir Reuters, Senin (23/3/2026).

Meski semakin banyak individu masuk ke pasar dalam beberapa tahun terakhir, tingkat partisipasinya masih tergolong rendah, terutama di saham dan aset tradisional lain yang berkaitan dengan pembentukan kekayaan.

Fink, yang memimpin manajer aset terbesar di dunia dengan sekitar USD14 triliun dana kelolaan, kerap menggunakan surat tahunannya untuk menyoroti peran pasar modal dalam membangun kekayaan serta pentingnya investasi jangka panjang.

"Sejarah menunjukkan bahwa teknologi transformasional menciptakan nilai yang sangat besar, dan sebagian besar nilai itu mengalir ke perusahaan yang membangunnya serta investor yang memilikinya," ujar dia.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement