"Kita kini beroperasi dalam iklim bisnis yang sangat berbeda," ujarnya.
Volkswagen, bersama dengan produsen mobil Jerman lainnya, sangat terpengaruh oleh penurunan permintaan mobilnya di China, yang sebelumnya merupakan pasar yang menguntungkan.
Pada saat yang sama, merek-merek China telah memasuki pasar Eropa, meningkatkan persaingan penjualan.
Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 25 persen pada impor mobil telah membuat kondisi semakin sulit. (Wahyu Dwi Anggoro)