Sebagai bagian dari penyelesaian tersebut, Meta tidak perlu mengakui kesalahan apa pun.
Saat persidangan dimulai pekan lalu di pengadilan federal di Oakland, California, pengacara penggugat berpendapat bahwa perusahaan teknologi tersebut mengetahui bahwa jutaan pengguna berusia 11 dan 12 tahun telah menggunakan Instagram dan Facebook selama bertahun-tahun, namun tidak banyak berbuat untuk mencegah mereka menggunakan platform tersebut.
Pengacara penggugat membeberkan informasi yang ditemukan dalam jutaan dokumen internal Meta. Dokumen-dokumen tersebut termasuk riset internal, email karyawan, dan log obrolan yang mencakup hingga kepala eksekutif Mark Zuckerberg.
"Persidangan tidak berjalan baik untuk Meta," kata Bonta pada hari Rabu.
Di sisi lain, Meta bersikukuh bahwa pihaknya telah bekerja keras selama bertahun-tahun untuk membuat platformnya lebih aman bagi pengguna termuda.
"Kami selalu berupaya meningkatkan keamanan remaja," kata Kepala Instagram Adam Mosseri saat bersaksi di pengadilan.