IDXChannel — Nissan berencana untuk mengurangi jajaran mobil globalnya dengan menghentikan produksi model-model berkinerja rendah.
Dilansir dari Reuters pada Selasa (14/4/2026), ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi setelah bertahun-tahun mengalami gejolak.
Nissan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perusahaan otomotif Jepang itu akan mengurangi jumlah modelnya dari 56 menjadi 45.
Nissan akan menargetkan penjualan tahunan sebanyak sejuta kendaraan masing-masing di Amerika Serikat (AS) dan China pada tahun fiskal 2030 dan meningkatkan volume penjualan tahunan di Jepang menjadi 550.000 mobil pada periode yang sama.
Di bawah rencana perubahan besar-besaran CEO Ivan Espinosa, Nissan mengurangi fasilitas manufakturnya secara signifikan dan memangkas jumlah karyawannya sebesar 15 persen.