IDXChannel - Startup kecerdasan buatan (AI) OpenAI mencatatkan pendapatan disetahunkan sebesar USD25 miliar atau sekitar Rp420 triliun pada akhir Februari 2026.
Dilansir dari The Information pada Kamis (5/3/2026), angkanya naik 17 persen dari USD21,4 miliar yang dicatatkan perusahaan pada akhir tahun lalu.
Baru-baru ini, OpenAI berekspansi ke pasar korporasi dengan bekerja sama dengan empat perusahaan konsultan terbesar di dunia.
Di pasar korporasi, OpenAI menghadapi kompetisi dari pesaing seperti Anthropic dan raksasa seperti Google yang juga menjual kemampuan AI kepada perusahaan.
Sejak akhir 2022, OpenAI telah berkembang dari pendapatan disetahunkan yang praktis nol menjadi lebih dari USD20 miliar pada 2025.
Anthropic mengikuti lintasan yang serupa. Pendapatannya kini mencapai sekitar USD9 miliar.
OpenAI menargetkan total pengeluaran komputasi sekitar USD600 miliar hingga 2030, karena pembuat ChatGPT ini bersiap melakukan IPO yang dapat memberikan valuasi hingga USD1 triliun. (Wahyu Dwi Anggoro)