sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Peneliti Sebut 66 Persen Organisasi Sosial di RI Alami Serangan Siber

Technology editor Dian Kusumo Hapsari
05/07/2024 09:56 WIB
Peneliti Public Interest Research and Advocacy Center (PIRAC) Hamid Abidin mengingatkan untuk melalukan antisipasi ancaman serangan siber
Peneliti Sebut 66 Persen Organisasi Sosial di RI Alami Serangan Siber. (Foto: MNC Media)
Peneliti Sebut 66 Persen Organisasi Sosial di RI Alami Serangan Siber. (Foto: MNC Media)

Mayoritas organisasi melakukannya dengan menggunakan perangkat lunak dasar dan hanya sebagian kecil yang menggunakan perangkat lunak mutakhir.

Hamid mencatat terdapat tiga tantangan utama yang dihadapi organisasi sosial di Indonesia dalam pemanfaatan teknologi digital, termasuk dalam menghadapi serangan siber di antaranya dana yang terbatas, rendahnya keahlian staf, serta minimnya dukungan dari donatur.

Hamid memaparkan dukungan terhadap digitalisasi pada organisasi sektor sosial bisa diberikan dalam bentuk donasi perangkat keras dan perangkat lunak, peningkatan kapasitas staf organisasi sosial, konektivitas internet yang lebih baik, serta menyiapkan organisasi menghadapi serangan siber.

"Selain memperkuat profesionalisme dan efektivitas kerja organisasi sosial, dukungan ini juga membuat masyarakat sebagai penerima manfaat bisa terlayani dengan baik," ujar Hamid.

DGI 2024 secara khusus mengkaji digitalisasi sektor sosial. Kajian 2 tahunan yang dikoordinasi oleh Centre for Asian Philanthropy and Society (CAPS) melibatkan 2.183 organisasi sebagai responden dan 140 panel ahli. Pelaksanaan riset DGI 2024 di Indonesia dilakukan berkolaborasi dengan PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center) dan melibatkan 202 organisasi dan 11 pakar.


(DKH)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement