Vice President Sales & Marketing Perum Damri Teguh Aditya Dharma menuturkan, tantangan terbesar saat ini bukan lagi teknologi, melainkan kesiapan ekosistem, mulai dari infrastruktur pengisian daya hingga kepastian model pembiayaan dan investasi.
"Pengalaman kami menunjukkan tantangan utama bukan lagi pada teknologinya, melainkan kesiapan ekosistemnya. Infrastruktur pengisian daya, kepastian kontrak jangka panjang, serta model pembiayaan yang mampu memberikan kepastian investasi menjadi faktor yang menentukan keberhasilan elektrifikasi," kata Teguh.
Dia menambahkan, penggunaan bus listrik Damri mampu mengurangi sekitar 1,5 hingga 2 ton CO2 per bus per hari, dan sudah dilakukan pengukuran pada 80 unit bus listrik saja telah mencatat akumulasi pengurangan emisi lebih dari 11.500 ton CO2.
Dari perspektif energi, Chief Executive Officer IESR, Fabby Tumiwa, menilai penguatan transportasi publik merupakan harus menjadi bagian penting dari strategi ketahanan energi Indonesia.
"Kalau kita ingin memiliki ketahanan energi, kita harus mengurangi ketergantungan terhadap energi fossil, khususnya BBM impor karena dampaknya langsung terasa terhadap kondisi fiskal negara. Cara paling logis adalah memperkuat transportasi publik dan mempercepat elektrifikasinya. Teknologinya sudah matang, harga baterai terus menurun, dan manfaatnya jauh lebih luas karena dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Transportasi Darat dan Perkeretaapian Kementerian PPN/Bappenas, Handhi Setiawan Adiputra menekankan bahwa transformasi transportasi publik harus dirancang sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang.
"Transportasi publik perlu menjadi bagian dari perencanaan pembangunan kota yang berkelanjutan. Tantangannya bukan hanya pengadaan bus listrik, tetapi juga kelembagaan, pembiayaan, dan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah agar lebih banyak kota mampu melakukan transformasi transportasi publik secara berkelanjutan," ujar Handhi.
Dia juga menilai skema pembiayaan inovatif, termasuk usulan untuk memperluas peran Damri sebagai penyedia layanan leasing bagi pemerintah daerah, dapat menjadi salah satu solusi untuk menekan biaya investasi awal bus listrik.
(Dhera Arizona)