AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

300 Bankir Kumpul, Bahas Masa Depan Perbankan

BANKING
Rista Rama Dhany
Rabu, 26 Januari 2022 15:01 WIB
Sebanyak 300 bankir dari seluruh Indonesia berkumpul secara online membahas berbagai masalah dan masa depan perbankan di Indonesia.  
300 Bankir Kumpul, Bahas Masa Depan Perbankan (FOTO: MNC Media)
300 Bankir Kumpul, Bahas Masa Depan Perbankan (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Sebanyak 300 bankir dari seluruh Indonesia berkumpul secara online membahas berbagai masalah dan masa depan perbankan di Indonesia.  

Bankers Dialogue episode perdana ini, dibuat dalam bentuk online dengan mengangkat tema tentang BANK OF THE FUTURE, Fostering Indonesia Banking Potential. 

Tema ini diangkat karena isu digitalisasi dalam dunia perbankan di Indonesia sudah tidak bisa dihindarkan lagi, bahkan Otoritas Jasa Keuangan sendiri mengatur ketentuan mengenai bank digital dalam POJK No. 12 tahun 2021 pasal 3 hingga 31. 

OJK mendefinisikan bank digital sebagai Bank Berbadan Hukum Indonesia (BHI) yang menyediakan dan menjalankan kegiatan usaha yang utamanya melalui saluran elektronik tanpa kantor fisik atau kantor pusat, atau dapat menggunakan kantor fisik yang terbatas. ini artinya semua stake holder termasuk para bankir harus siap mengupgrade diri dalam menjawab semua tantangan digital ini. 

Ketua IBI, Haryanto T Budiman dalam kata sambutan menyampaikan: Bahwa kebutuhan jasa perbankan hingga 30 tahun ke depan masih akan tetap ada. Namun, cara melayani bank melayani nasabah akan berbeda karena proses digitalisasi. Inovasi dalam teknologi juga akan terus mengalami kemajuan, hanya dengan satu tombol saja semua bisa langsung terjadi. Terbukti di tengah pandemic covid-19 proses perbankan bisa dilakukan dengan cepat. 

Karenanya narasumber yang dihadirkan  dalam talkshow ini  juga  sangat relevan dengan tema yang diangkat, narasumber pertama adalah Timothy Utama, managing Director Bank Mandiri.  

Bank Mandiri merupakan bank milik pemerintah terbesar kedua di Indonesia. Dengan struktur yang sudah establish, Bank Mandiri tidak mau ketinggalan dalam bertransformasi ke dunia digital, Memasuki usia 23 tahun Bank Mandiri telah melakukan lompatan besar untuk menyediakan solusi perbankan digital kepada nasabah.  

Narasumber kedua adalah adalah Karim Siregar, CEO Bank JAGO, sebuah bank yang lahir di 2020 dan menyematkan diri sebagai sebuah bank digital. Langkahnya dalam memilih Bank kecil untuk dirubah menjadi bank digital dan memberikan layanan digital di era transisi membuat bank jago langsung melesat. 

Narasumber ke tiga yakni Achmad Syafii, Direktur information Technology Bank Syariah Indonesia. Sebagai sebuah bank merger yang lahir pada era digital tentu menjadi tantangan tersendiri bagi BSI, di satu sisi upaya penyeragaman layanan, SDM, dan identitas nasabah adalah prioritas utama BSI dalam tahun pertamanya, namun disisi lain BSI tidak boleh ketinggalan dalam dalam mengupgrade diri atau bertransformasi kearah digital.  

Banker Dialogue ini sendiri rencananya akan digulirkan rutin setiap bulannya melalui streaming kanal official youtube IBI, namun tidak menutup kemungkinan kedepannya juga hadir di televisi terrestrial. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD