AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Bank Neo Commerce (BBYB) Mundurkan Jadwal Right Issue, Kapan Jadinya?

BANKING
Anggie Ariesta
Senin, 24 Januari 2022 16:07 WIB
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) berencana untuk kembali mengadakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Bank Neo Commerce (BBYB) Mundurkan Jadwal Right Issue, Kapan Jadinya? (Foto: MNC Media)
Bank Neo Commerce (BBYB) Mundurkan Jadwal Right Issue, Kapan Jadinya? (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) berencana untuk kembali mengadakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) melalui penawaran umum terbatas (PUT) VI atau rights issue.

Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan mengatakan Perseroan mengincar dana segar Rp5 triliun. Semula, aksi tersebut direncanakan untuk digelar pada kuartal I 2022, namun karena sejumlah hal, right issue akan digelar pada kuartal II 2022.

“Rencananya kami lakukan di kuartal pertama. Tapi karena satu dan lain hal, kami mundurkan di awal kuartal II, kemungkinan April atau Mei,” kata Tjandra dalam webinar Indonesia Investment Education - Bank, Above and Beyond, dikutip Senin (24/1/2022).

Lebih lanjut, Tjandra menyebutkan terdapat sejumlah investor atau pemegang saham pengendali Perseroan yang berkomitmen untuk turut melaksanakan right issue.

Bahkan, pihaknya juga tengah dalam pembicaraan dengan investor strategis baru dalam aksi ini.

“Salah satu pemegang saham kami, Provident Grup bersama dengan Akulaku dan Gozco, dan ada investor eksisting komit untuk ikutan lagi right issue kali ini,” kata Tjandra.

Namun demikian, Tjandra enggan membeberkan siapa investor strategis dalam right issue BBYB kali ini.

Sebagai gambaran, Tjandra menjelaskan jika right issue perseroan sebelumnya (PUT V) mengalami oversubscribed hingga 400-500 persen.

“Jadi buat next, very good opportunity kalau misal mau ikut invest di BBYB,” ujarnya.

Tak jauh berbeda dengan PUT V, dana hasil PUT VI rencananya sebagian besar juga akan dialokasikan untuk investasi di bidang teknologi, yakni sekitar 50-60 persen. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD