Program tersebut melibatkan sejumlah Desa Bakti BCA dengan potensi wisata unggulan, yakni Wisata Wayang Dusun Pucung Wukirsari dan Desa Wisata Pentingsari di Yogyakarta, Kampung Wisata Pecinan Glodok di Jakarta, Wirawisata Goa Pindul di Yogyakarta, Desa Wisata Taro di Bali, serta Desa Wisata Bilebante di Nusa Tenggara Barat.
Selain wisatawan umum, BCA juga membidik segmen wisata edukasi, khususnya sekolah yang memiliki program school trip atau pengalaman belajar berbasis perjalanan. Strategi tersebut diharapkan membuka peluang bagi desa wisata binaan untuk menjangkau segmen wisatawan yang lebih luas dan beragam.
"BCA percaya bahwa pariwisata berbasis komunitas memiliki peran penting dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui berbagai inisiatif, BCA akan terus berkolaborasi dengan masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal, memperkuat daya saing desa wisata, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang bermakna bagi pengunjung,” kata Hera.
(Nur Ichsan Yuniarto)