Adapun nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp16.000 – Rp16.700 per dolar AS (USD), seiring ketidakpastian global dan potensi capital outflow.
Meskipun demikian, stabilitas domestik seperti inflasi yang terjaga, cadangan devisa yang kuat, serta intervensi aktif Bank Indonesia tetap menjadi penyangga utama.
Sementara itu, pertumbuhan kredit diperkirakan melambat ke kisaran 7-9 persen akibat pelemahan konsumsi, suku bunga yang relatif tinggi, serta sikap hati-hati perbankan dalam menghadapi divergensi kebijakan moneter global.
(NIA DEVIYANA)