BNI sendiri mencatatkan rekam jejak penyaluran dividen yang konsisten dengan porsi pembagian yang relatif tinggi. Pada semester I 2026, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp10,8 triliun dengan rasio kecukupan modal (CAR) berada di level kuat yakni 18,1 persen.
Baca Juga:
Untuk tahun buku sebelumnya, BNI mempertahankan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) di kisaran 65 persen dari total laba bersih, yang dialokasikan sebagai dividen bagian negara serta imbal hasil bagi pemegang saham publik. (Febrina Ratna Iskana)