AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

BRI Lakukan Investigasi soal Saldo Tabungan Nasabah Hilang di Cianjur

BANKING
Michelle N/Sindonews
Selasa, 06 April 2021 09:32 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sedang melakukan investigasi atas raibnya dana tabungan ratusan nasabahnya di Cianjur, Jawa Barat.
BRI Lakukan Investigasi soal Saldo Tabungan Nasabah Hilang di Cianjur (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Ratusan nasabah Bank BRI cabang Cianjur, Jawa Barat melaporkan dana yang disimpan raib tanpa sepengetahuan mereka. Atas kejadian tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sedang melakukan investigasi.

Pemimpin BRI Cabang Cianjur Yoni Ariyanto mengatakan, BRI untuk saat ini sudah menerima dan menindaklanjuti pengaduan para nasabah yang diinformasikan telah kehilangan uang dalam rekening BRI-nya.

BACA JUGA:

“BRI saat ini tengah melakukan investigasi bersama pihak-pihak terkait,” kata Yoni dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa(6/4/2021).

Seperti diketahui, ratusan nasabah dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat sipil hingga pegawai negeri, ramai mendatangi kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cianjur di Jalan Adi Sucipta pada Senin pagi (5/4). Mereka melaporkan dan mengeluhkan saldo mereka yang raib dalam rekeningnya secara misterius.

Terkait kerugian, para nasabah tersebut mengakui kehilangan mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah. Akibat kejanggalan tersebut, sebagian di antara mereka langsung melakukan tarik tunai guna mencegah kejadian serupa terulang.

Dia menegaskan, pihak BRI siap bertanggung jawab apabila memang terbukti terjadi kejahatan skimming. Untuk diketahui, skimming adalah suatu tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal.

“Apabila terbukti merupakan tindak kejahatan skimming, BRI akan bertanggung jawab menyelesaikan hal tersebut,” jelasnya.

BRI sedang melakukan investigasi dan menyelidikan. Atas kejadian ini, BRI menghimbau kepada para nasabah untuk menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD