sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BSI (BRIS) Resmi Sandang Status Persero, Fokuskan Pembiayaan ke Segmen Ritel dan UMKM

Banking editor Kunthi Fahmar Sandy
02/02/2026 15:47 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero.
BSI (BRIS) Resmi Sandang Status Persero, Fokuskan Pembiayaan ke Segmen Ritel dan UMKM (FOTO:Dok BSI)
BSI (BRIS) Resmi Sandang Status Persero, Fokuskan Pembiayaan ke Segmen Ritel dan UMKM (FOTO:Dok BSI)

IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero

Perubahan status ini merupakan konsekwensi dari putusan pemegang saham pada RUPSLB tgl 22 Desember 2025 terkait perubahan Anggaran Dasar Perseroan yg kemudian memperoleh persetujuan Kementerian Hukum pada 23 Januari 2026 dan juga telah disampaikan dalam Keterbukaan Informasi pada situs IDX. 

Untuk itu maka selanjutnya penulisan nama BSI disesuaikan menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. 

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo mengatakan, manajemen BSI siap mendukung langkah strategis yang ditetapkan Pemerintah RI yang selaras dengan arah kebijakan nasional dalam rangka penguatan ekosistem keuangan syariah nasional.

"Amanah pemegang saham yang telah diputuskan di dalam RUPSLB, akan memperkuat kapasitas dan kapabilitas BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia sehingga akan semakin lincah, solid dan mampu mendorong ekonomi syariah sebagai arus baru pertumbuhan ekonomi nasional selain mendorong pengembangan industri dan ekosistem halal di Indonesia," ujarnya dalam keterangan pers Senin (2/2/2026).

Selanjutnya, BSI menegaskan komitmen untuk menjalankan mandat tersebut dengan tetap mengedepankan governance dan kepatuhan terhadap ketentuan terkait.

Manajemen BSI optimistis penyesuaian status sebagai Persero dapat mendukung penguatan ekosistem Danantara, khususnya sektor keuangan, serta selaras dengan implementasi ketentuan Undang-Undang BUMN yang menegaskan peran BPI Danantara sebagai pengelola aset dan investasi BUMN. 

BSI juga akan terus memperkuat kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia, IT dan infrastruktur terutama dalam kedudukan Bank sebagai motor penggerak pengembangan industri dan ekosistem halal di Indonesia.

‘’BSI telah menapaki lima tahun sebagai milestone pertama dengan sangat baik, dan sekarang siap untuk milestone selanjutnya," kata dia

Sejak awal merger, BSI fokus menjalankan fungsi intermediasi dengan fokus penyaluran pembiayaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas. Mayoritas pembiayaan BSI disalurkan pada pada bisnis ritel dan konsumer terutama di ekosistem halal. 

Tercatat sembilan puluh persen penyaluran pembiayaan BSI didistribusikan kepada segmen Ritel, Konsumer UMKM dan Komersial skala kecil dengan lingkup ekosistem Pendidikan dan Lembaga Kesehatan. Pembiayaan tersebut diberikan pegawai, pengusaha mikro, kecil dan menengah dan ekosistem BUMN.

‘’Kami bersyukur BSI hadir dan melayani umat dengan sepenuh hati melalui penyaluran pembiayaan yang berfokus pada segmen Konsumer & Retail untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas,’’ kata Anggoro. 

Hal ini masih menjadi fokus pengembangan Perseroan ke depan ditambah dengan amanah yang baru tahun lalu disematkan kepada BSI sebagai bank pertama dan satu-satunya yang memiliki izin sebagai bank bulion.

Adapun total pembelian emas melalui aplikasi BYOND mencapai di atas 2,1 ton sejak awal peluncuran hingga akhir Desember 2025. Layanan bulion juga memperluas customer base menjadi lebih inklusif dengan total jumlah nasabah lebih dari 23 juta.

 (kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement