"Kualitas pembiayaan menjadi penopang utama laba kuartal pertama ini mengalami pertumbuhan. Pada 2026, bank melanjutkan fokus di tahun sebelumnya, sambil mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tantangan yang ada," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (27/4/2026).
Dia menambahkan, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam memberdayakan masyarakat inklusi agar memiliki perilaku unggul sebagai kunci keberhasilan.
Keberhasilan penyaluran pembiayaan tidak terlepas dari peran Community Officer (CO) sebagai garda terdepan BTPN Syariah yang hadir langsung di sentra nasabah. Melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS), CO memberikan pendampingan menggunakan modul yang relevan dengan kondisi usaha ultra mikro. Selain itu, CO berperan sebagai role model dalam penerapan perilaku unggul BDKS sekaligus memperkuat solidaritas antar nasabah di sentra.
Pada kuartal pertama 2026, bank memperkuat kapasitas Community Officer agar pendampingan yang diberikan semakin efektif dan responsif. Pengelolaan sentra yang solid menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang. Bank juga menghadirkan program reward untuk mendorong kedisiplinan nasabah dalam mengikuti pertemuan, serta menyiapkan inisiatif diversifikasi produk bagi nasabah yang berkembang melalui layanan yang lebih komprehensif dalam ekosistem BTPN Syariah.
(Rahmat Fiansyah)