sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BTPN Syariah (BTPS) Raup Laba Bersih Rp319 Miliar pada Kuartal I-2026

Banking editor Masirom
27/04/2026 16:39 WIB
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2026, ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio.
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2026 dengan meraih laba bersih Rp316 miliar. (Foto: Ist)
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2026 dengan meraih laba bersih Rp316 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2026, ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio. Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi penguatan pendampingan nasabah yang menjadi fokus utama bank dalam melayani masyarakat inklusi.

Sepanjang Januari-Maret 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp319 miliar, tumbuh 2,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan meningkat 24,6 persen dibandingkan kuartal IV-2025 yang sebesar Rp256 miliar. Peningkatan tersebut mencerminkan pemulihan dan membaiknya kualitas aset.

Hingga 31 Maret 2026, aset BTPN Syariah mencapai Rp23,2 triliun, tumbuh 7 persen secara tahunan. Sementara itu, penyaluran pembiayaan mencapai Rp10,6 triliun, tumbuh 4 persen dengan rasio keuangan yang tetap solid, tercermin dari Return on Asset (RoA) sebesar 7,1 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 59,2 persen.

Penyaluran pembiayaan terus diperkuat melalui model pendampingan yang bertujuan meningkatkan kapasitas serta membentuk perilaku unggul nasabah. Setiap pembiayaan yang disalurkan diikuti dengan pendampingan agar nasabah mampu menerapkan empat perilaku unggul BDKS, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu.

Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad mengatakan, kinerja kuartal pertama menunjukkan bahwa model pendampingan yang diterapkan berkontribusi pada kualitas pembiayaan. BTPN Syariah melihat adanya peningkatan pada kepercayaan dan ketahanan usaha nasabah, yang pada akhirnya memperkuat kualitas bank.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement