AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.48
N225
28365.05
0.86%
+240.77
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
835,465 / gram

Kantong, Aplikasi Bank Jago Permudah Anda Atur Keuangan dan Investasi

BANKING
Rista Rama Dhany
Kamis, 30 September 2021 17:35 WIB
Merdeka secara finansial merupakan mimpi dari banyak orang, hanya saja proses menuju kesana tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.
Kantong, Aplikasi Bank Jago Permudah Anda Atur Keuangan dan Investasi (FOTO: MNC Media)
Kantong, Aplikasi Bank Jago Permudah Anda Atur Keuangan dan Investasi (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Merdeka secara finansial merupakan mimpi dari banyak orang, hanya saja proses menuju kesana tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Faktor kunci menuju fase merdeka finansial adalah mengatur uang, dan tantangan terberatnya adalah menjaga konsistensi dan disiplin dalam memisahkan uang.

Bank Jago melakukan survei ke sejumlah nasabah untuk mengukur kendala utama  yang mereka temui dalam mengelola uang. Sebagian besar menyatakan kesulitan mengatur uang karena seluruh dana tercampur dalam satu rekening. Sebagian besar responden pernah mencoba memisahkan uang untuk tujuan tertentu dengan membuka rekening di bank berbeda. 

Misalnya membuat  tabungan pendidikan di Bank A, tabungan liburan di Bank B dan dana darurat di Bank C. Hanya saja hal ini tidak efisien karena nasabah harus mengeluarkan  banyak biaya administrasi, biaya transfer, serta tidak praktis karena harus bernavigasi di beberapa aplikasi mobile banking. 

Belum lagi urusan menyisihkan uang untuk investasi seperti menabung rutin di reksadana atau membeli saham secara gradual, yang mengharuskan mereka membuka rekening terpisah lagi.

Perencanaan keuangan adalah suatu pondasi awal yang harus dibagun. Dengan demikian, nasabah akan terlindungi dari berbagai risiko keuangan. Namun sayangnya, berdasarkan survei yang dilakukan, 7 dari 10 orang di Indonesia masih merasa kesulitan untuk menyisihkan budget untuk membayar kewajiban mereka secara tepat waktu.

Dari proses diskusi dengan sejumlah nasabah tersebut, Jago menyimpulkan bahwa kebiasaan mengelola keuangan  secara bijak itu bisa diwujudkan asal memenuhi tiga syarat yakni, mudah dan terjangkau. 

“Berinvestasi secara rutin merupakan kunci bagi kita untuk menuju kedewasaan finansial sehingga dapat menyiapkan masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, Aplikasi Jago menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen dalam menikmati solusi keuangan digital yang berprinsip customer centric. Fitur-fitur yang ada dirancang sebagai aplikasi personal yang dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan tiap nasabah sehingga mereka dapat mengalokasikan dana berdasarkan tujuannya tanpa prosedur yang ribet.” kata Andy Djiwandono, Head of Product and Marketing  Bank Jago pada acara Investasi Cerdas Ala Millennial, dalam Webinar Edukasi Investasi Cerdas ‘IDX Channel Millenial Class bersama Bank Jago’, Kamis (30/9/2021).

Menjawab tantangan ini, Jago memperkenalkan fitur Kantong (pocket), yang terintegrasi di dalam aplikasi bank digital tersebut. Andy menjelaskan, fitur kantong memudahkan nasabah untuk mengelola tiap kebutuhan finansialnya. 

Untuk kebutuhan sehari-hari, nasabah bisa membuat kantong untuk dana akhir pekan, kantong untuk cicilan, kantong jajan GoFood, kantong untuk belanja harian dan lain sebagainya. Begitu pun kantong untuk investasi dan dana darurat, nasabah bisa bikin sebanyak mungkin dalam aplikasi Jago.

Nasabah bahkan bisa membuat sampai 40 kantong berbeda, berdasarkan tujuan penggunaan dana yang diinginkan. Bisa dipersonalisasi sesuai profil si nasabah. Dan uniknya, tiap kantong tersebut memiliki nomor rekening tersendiri. 

“Jadi, dengan menggunakan aplikasi Jago, nasabah serasa punya 40 rekening berbeda beda tapi tersaji dalam satu aplikasi, dalam satu genggaman. Terobosan ini bukan hanya inovatif, juga sangat memudahkan nasabah dalam mengelola keuangannya,” kata Andy.

Guna menjawab kebutuhan nasabah untuk berinvestasi, saat ini Jago telah terintegrasi dengan APERD digital Bibit. Melalui integrasi ini, nasabah dapat melakukan perencanaan keuangan jangka panjang dengan lebih mudah, cepat dan seamless. 

Nasabah tidak perlu khawatir untuk top up saldo setiap membeli reksa dana di Bibit karena transaksi dilakukan dengan cara mendebet rekening Bank Jago secara otomatis.

Selain itu, fitur Kantong di aplikasi Jago juga memungkinkan nasabah untuk mengatur keuangan bersama keluarga atau sahabat. Seperti contohnya, saat ingin patungan untuk membeli kado, atau dana arisan. 

Nasabah dapat mengundang anggota keluarga / sahabat yang diinginkan untuk bersama-sama mengelola dana tersebut. Lebih mudah, dan transparan.

“Inilah yang kami sebut dengan semangat kolaborasi finansial. Kami memampukan setiap individu untuk mengelola Kantong secara bersama. Kami optimistis fitur ini mendapatkan sambutan baik karena kami selalu percaya setiap manusia itu pada dasarnya adalah makhluk sosial, selalu ingin melakukan sesuatu secara bersama sama,” pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD