“BI juga akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan suku bunga,” kata Erwin.
Pada sesi perdagangan Senin pagi, depresiasi rupiah tercatat sebesar 0,27 persen ke level Rp16.823 per USD.
Di sisi lain, harga emas global melonjak 1,32 persen ke level USD5.340 per ons, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.
Sentimen serupa juga menekan pasar saham Asia Pasifik, di mana indeks Nikkei 225 turun 1,76 persen pada awal perdagangan hari ini.
(DESI ANGRIANI)