AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Konten Youtube Jadi Jaminan Utang, Begini Risikonya!

BANKING
Viola Triamanda/MPI
Selasa, 26 Juli 2022 15:44 WIB
Konten YouTube bisa dijadikan salah satu jaminan utang jika merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.
Konten Youtube Jadi Jaminan Utang, Begini Risikonya! (Foto: MNC Media)
Konten Youtube Jadi Jaminan Utang, Begini Risikonya! (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Konten YouTube bisa dijadikan salah satu jaminan utang jika merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menilai kebijakan anyar ini merupakan sebuah kemajuan dalam industri kreatif. "Tentu karena bisa mendapatkan pinjaman untuk membuat konten lebih baik, berlanjut dan keperluan lainnya," jelasnya kepada MPI, Selasa (26/7/22). 

Namun demikian, pemerintah perlu memperjelas konten Youtube yang bisa dijadikan jaminan utang lantaran sifatnya bukan berupa aset. Termasuk berapa besaran atau nilainya.

"Karena konten itu kan sifatnya bukan seperti aset, bisa diblok konten nya, bisa bajak akunnya serta originalitas konten juga perlu diverifikasi," jelasnya. 

Di sisi lain, Youtube bisa saja tersandera karena konten-konten yang diblok pemerintah. Sebaliknya pemerintah tak bisa membatasi konten Youtube lantaran konten sudah dijadikan sebagai jaminan utang.

"Takutnya nanti pemerintah yang menjadi sasaran dari persoalan utang yang terjadi atau kebijakan menutup OTT tersandera oleh karena konten sebagai jaminan utang," tandasnya. 

(DES)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD