AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

LPS Sebut Bunga Kredit Bank Terus Menurun

BANKING
Michelle Natalia
Selasa, 12 April 2022 19:39 WIB
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebut suku bunga simpanan dan suku bunga kredit perbankan nasional terus mengalami tren penurunan.
LPS Sebut Bunga Kredit Bank Terus Menurun (FOTO: MNC Media)
LPS Sebut Bunga Kredit Bank Terus Menurun (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebut suku bunga simpanan dan suku bunga kredit perbankan nasional terus mengalami tren penurunan.

"Tren penurunan TBP LPS juga sejalan dengan tren penurunan suku bunga acuan bank sentral," ungkap Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, dalam Silahturahmi LPS dan Perbankan di Jakarta, Selasa(12/4/2022). 

Dalam kebijakannya, dia mengatakan bahwa LPS terus bersinergi dengan bank sentral selaku otoritas kebijakan moneter untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. 

"Kami akan terus mencermati respon suku bunga simpanan di industri perbankan dan melakukan evaluasi kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan untuk turut serta mendukung terciptanya stabilitas sistem
keuangan," tegas Purbaya.

Dia juga menyebutkan bahwa terkait suku bunga, Bank Sentral yang lebih memahami langkah-langkah yang paling pas sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini. Sementara itu, LPS hanya berperan untuk memonitor perkembangannya.

"Kami tidak memprediksi langkah Bank Sentral, hanya memonitor, kami akan melihat kegiatan mereka. Jadi misalkan ada perubahan kebijakan, kami akan melihat kebijakan kami yang pas seperti apa dengan tetap mempertimbangkan pemulihan ekonomi," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD