AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Masyarakat Aceh Adukan Pelayanan Bank Syariah ke Ombudsman

BANKING
Jamal/Kontributor
Rabu, 05 Mei 2021 16:09 WIB
Nasabah melaporkan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dinilai buruk ke Ombudsman RI Perwakilan Aceh.
Nasabah melaporkan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dinilai buruk ke Ombudsman RI Perwakilan Aceh. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Nasabah melaporkan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dinilai buruk ke Ombudsman RI Perwakilan Aceh.

Menanggapi laporan masyarakat tersebut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husin, mengatakan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan para pihak.

"Kita akan lakukan koordinasi secepat mungkin dengan pihak Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Aceh Syariah (BAS), Pemerintah Aceh, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), dan para pelaku usaha," sebut Taqwaddin.

Dia mengatakan, Ombusdman Aceh juga memantau di media sosial terkait banyaknya keluhan masyarakat dengan layanan bank syariah. "Ini semua dampak dari berlakunya Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh," tambah Taqwaddin.

Saat ini, lanjut Taqwaddi, laporan telah diterima oleh tim Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL) Ombudsman RI Perwakilan Aceh. Nanti kalau sudah siap verifikasi formil dan materiil maka akan ditindaklanjuti ke pemeriksaan.

"Ombudsman Aceh berharap, dengan kita lakukan rapat koordinasi ini akan ada solusi praktis yang menhuntungkan pihak nasabah," pungkas Taqwaddin. 

Salah satu Pelapor yang tidak mau namanya disebutkan melaporkan langsung ke Ombudsman pada Rabu 5 Mei 2021. Pelapor tersebut mengatakan bahwa pelayanan bank syariah di Aceh sangat buruk, sehingga sangat merugikan masyarakat.

"Penerapan Bank Syariah di Aceh sepertinya belum siap, jadi terkesan dipaksakan. Sehingga pelayanannya tidak maksimal. Sangat banyak keluhan masyarakat terkait layanan bank syariah, apa lagi disaat seperti ini," ujarnya saat membuat laporan ke Ombudsman Aceh.

Pelapor tersebut juga mengatakan bahwa dia tidak anti dengan bank syariah, tapi harus menyesuaikan dan memperbaiki pelayanan. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD