Berbagai langkah strategis ini diharapkan mampu memperluas kapasitas sektor keuangan domestik dalam memobilisasi pembiayaan jangka panjang untuk menopang kebutuhan dunia usaha serta pembangunan nasional. Langkah taktis ini juga ditujukan untuk menyukseskan program strategis nasional, khususnya dalam mendongkrak realisasi investasi, memacu transformasi ekonomi, dan memperkuat daya saing Indonesia.
Friderica menambahkan, kondisi sektor jasa keuangan tanah air saat ini tetap kokoh dan stabil. Ketangguhan ini didukung oleh tingkat permodalan yang tebal, kecukupan likuiditas yang memadai, profil risiko yang terkendali, serta kinerja intermediasi yang terus ekspansif guna menyokong stabilitas sistem keuangan dan pembiayaan pembangunan ekonomi.
Sebagai bagian integral dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), OJK berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah, Bank Indonesia (BI), serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) demi menjaga ketahanan sistem keuangan dan mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
(Rahmat Fiansyah)