IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) mencatat perumbuhan pembiayaan kendaraan sebesar 19 persen (YoY) dengan total pembiayaan mencapai Rp6,41 triliun.
Peningkatan ini mengalami lonjakan terutama di daerah-daerah dengan mobilitas tinggi dan padat industri seperti Jabodetabek, Medan, Surabaya dan Makassar.
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, BSI mencatat peningkatan permintaan pembiayaan kendaraan menjelang bulan suci Ramadan. Kenaikan ini terlihat di sejumlah wilayah baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kinerja solid pembiayaan kendaraan di BSI didorong atas strategi pembiayaan tepat sasaran dan manajemen risiko yang baik. Selain itu, pembiayaan BSI OTO juga bekerjasama dengan Mandiri Utama Finance (MUF) Syariah dalam melakukan proses pembiayaan.
"Hal ini kami lakukan guna mempercepat proses pembiayaan karena memang MUF Syariah fokus di pembiayaan kendaraan baik mobil baru, mobil bekas dan motor baru," tutur dia Rabu (18/2/2026).
Dia mengatakan sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat untuk kebutuhan kendaraan masih baik. Hal ini dimungkinkan adanya pertumbuhan bisnis di berbagai sektor usaha. “BSI OTO mencatatkan kinerja solid tumbuh diatas rata-rata pertumbuhan industri sekitar 7 persen,” ujarnya.
Menjelang Ramadan, rata-rata kebutuhan pembiayaan kendaraan di BSI biasanya naik sekitar 10-15 persen. BSI juga berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah, aman, dan memberikan kenyamanan bagi nasabah.
Perseroan pun menyediakan produk pembiayaan kendaraan berbasis prinsip syariah dengan cicilan tetap dan jangka waktu fleksibel sesuai kebutuhan nasabah. Selain itu, proses pengajuan pembiayaan yang semakin mudah melalui jaringan kantor cabang dan layanan digital superapps BYOND by BSI turut mendorong minat masyarakat terhadap BSI OTO.
Erwan mengaku optimistis untuk pertumbuhan penyaluran pembiayaan KKB di BSI tahun 2026 akan tumbuh dobel digit. Hal ini sejalan dengan berbagai stimulus pemerintah terkait dengan keringanan subsidi kendaraan listrik, minat masyarakat terhadap pembiayaan syariah, serta berbagai promo dan program menarik dari BSI.
(kunthi fahmar sandy)