AALI
9450
ABBA
0
ABDA
6950
ABMM
1200
ACES
1255
ACST
246
ACST-R
0
ADES
2750
ADHI
910
ADMF
7675
ADMG
212
ADRO
1785
AGAR
0
AGII
1500
AGRO
2220
AGRO-R
0
AGRS
200
AHAP
68
AIMS
332
AIMS-W
0
AISA
200
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
4010
AKSI
434
ALDO
760
ALKA
222
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
458.08
0.16%
+0.74
IHSG
6103.27
-0.16%
-9.84
LQ45
860.85
0.11%
+0.98
HSI
24311.91
-0.77%
-188.48
N225
29437.68
-2.47%
-746.28
NYSE
16328.79
-1.63%
-271.00
Kurs
HKD/IDR 1,831
USD/IDR 14,265
Emas
796,218 / gram

Pendiri Cashlez Teddy Tee Direkrut sebagai COO Motion MNC Bank

BANKING
Tia Komalasari/IDXChannel
Rabu, 19 Mei 2021 08:08 WIB
Cashlez yang didirikan Teddy pada 2015 , merupakan perusahaan Fintech Payment Gateway pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia .
Pendiri Cashlez Teddy Tee direkrut sebagai COO Motion MNC Bank. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Motion Digital, digital banking PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), merekrut pendiri sekaligus Presiden Direktur PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) Teddy Setiawan Tee.

"Teddy Tee bergabung 17 Mei 2021 sebagai Chief Operating Officer Motion Digital banking, yang merupakan digital banking MNC Bank," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Selasa (18/5/2021). 

Cashlez yang didirikan Teddy pada 2015 itu merupakan perusahaan Fintech Payment Gateway pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham CASH. 

Bergabungnya Teddy diharapkan dapat mempercepat akselerasi Motion Digital, yang merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), menjadi yang terdepan di Indonesia melalui integrasi dengan fintech lainnya, seperti e-money, virtual credit card, dan channeling melalui Peer-to-Peer Lending Platforms.

Targetnya, dalam 5 tahun ke depan, minimal ada 30 juta nasabah dari Motion Digital, digital banking MNC Bank.Motion Digital akan mengoptimalkan konversi lebih dari 200 juta userbase MNC Group menjadi nasabahnya. 

"Seluruh userbase MNC Group, termasuk televisi, portal dan media sosial mencapai lebih dari 200 juta userbase. Terbesar di Tanah Air,” ungkap Hary.

Teddy memiliki 20 tahun pengalaman di bidang industri transaksi non-tunai dan kartu kredit. Tercatat meniti karier sejak tahun 2000, dia mengalami lompatan-lompatan besar dalam kariernya. 

Lulusan University of Arizona, AS dengan gelar Bachelor of Science in Business Administration ini mengawali perjalanan karier di Lisa Frank Inc yang berada di Tucson, Arizona, Amerika Serikat sebagai Marketing Analyst.

Sekitar tahun 2002, dia kembali ke Indonesia dan bekerja di berbagai perusahaan, yaitu Federal International Finance (FIF) - Astra Motorcycle Financing, ANZ Bank, PT Bank International Indonesia (BII), PT PrimaVista Solusi.

Sebelum mendirikan perusahaannya sendiri, Teddy bekerja di PT Visa Worldwide Indonesia (VISA) sebagai Director, Merchant Sales and Solution pada 2012-2015. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD