sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penyaluran Kredit BTN (BBTN) Tembus Rp418,11 Triliun di Semester I-2026

Banking editor Kunthi Fahmar Sandy
17/07/2026 06:55 WIB
BTN mencatatkan penyaluran kredit dan pembiayaan konsolidasi sebesar Rp418,11 triliun pada semester I-2026 atau meningkat 11,2 persen yoy dari Rp376,11 triliun
Penyaluran Kredit BTN (BBTN) Tembus Rp418,11 Triliun di Semester I-2026 (FOTO:Dok BTN)
Penyaluran Kredit BTN (BBTN) Tembus Rp418,11 Triliun di Semester I-2026 (FOTO:Dok BTN)

Kinerja positif tersebut menunjukkan strategi transformasi BTN yang selaras dengan arah transformasi Danantara Indonesia, telah berjalan sesuai target," ujarnya

Menurut Nixon, penguatan struktur pendanaan tersebut menjadi salah satu prioritas utama Perseroan pada tahun ini. "Kami tidak hanya mengejar pertumbuhan kredit, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut didukung struktur pendanaan yang semakin kuat sehingga mampu menjaga profitabilitas dan keberlanjutan bisnis Perseroan dalam jangka panjang," ujar Nixon.

Sejalan dengan penguatan struktur pendanaan, hingga semester I-2026, supperapps Bale by BTN telah digunakan lebih dari 4,3 juta pengguna. Peningkatan pengguna tersebut didukung lebih dari 344 ribu merchant, lebih dari 14 ribu developer, dan 59 pemerintah daerah. Secara transaksi, jumlah dan nominal transaksi menggunakan Bale by BTN tumbuh masing-masing sebesar 41,6 persen yoy dan 55,3 persen yoy per Juni 2026.

Seiring pertumbuhan bisnis, kualitas aset BTN juga terus membaik. Selain NPL yang membaik, perseroan juga sukses menurunkan Loan at Risk (LAR) menjadi 18,6 persen di semester I-2026 dari 20,2 persen di periode yang sama tahun lalu. Per semester I-2026, perseroan juga menekan Cost of Credit (CoC) menjadi 0,7 persen dari 2,0 persen di semester I-2025. 

Perbaikan kualitas aset tersebut mencerminkan keberhasilan BTN dalam menerapkan prinsip kehati-hatian, memperkuat manajemen risiko, serta meningkatkan kualitas portofolio pembiayaan.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement