IDXChannel - Gelombang pemanfaatan teknologi di sektor keuangan (financial technology/fintech) memasuki babak baru, dengan semakin eksisnya penggunaan dompet digital (e-wallet) di masyarakat.
Tak lagi dianggap semata-mata sebagai alternatif metode pembayaran, kini keberadaan e-wallet juga berevolusi dan memasuki fase baru, dengan menyediakan beragam fasilitas layanan transaksi dalam satu aplikasi.
Hal ini diungkap oleh perusahaan riset multinasional yang berbasis di Prancis, Ipsos, melalui studi terbarunya yang bertajuk Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape.
"Hasil riset kami menunjukkan bahwa e-wallet kini makin terintegrasi dalam berbagai kebutuhan transaksi finansial harian, di mana mayoritas masyarakat menggunakan dompet digital untuk belanja online (86 persen), pembelian makanan dan minuman (77 persen), pembayaran tagihan rutin seperti listrik dan internet (69 persen) dan transfer ke rekening bank (68 persen)," ujar Executive Director Ipsos Indonesia, Andi Sukma, dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026).
Dalam momentum pertumbuhan yang pesat, menurut Andi, terbuka ruang kompetitif bagi para pemain utama e-wallet, seperti ShopeePay, GoPay, DANAdan OVO untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan melalui ragam promo, penguatan fitur serta pengembangan ekosistem layanan yang relevan dengan kebutuhan transaksi digital masyarakat.