IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kinerja lini usaha asuransi kendaraan bermotor nasional masih mencatatkan laju ekspansi positif hingga pertengahan tahun ini. Pertumbuhan penerimaan premi yang melampaui kenaikan klaim mencerminkan ketahanan fundamental industri yang tetap solid.
"Berdasarkan data Juni 2026, premi lini usaha kendaraan bermotor mencapai Rp10,69 triliun, tumbuh 5,14 persen secara tahunan (YoY). Sementara klaim tercatat sebesar Rp3,91 triliun, tumbuh 1,89 persen YoY, sehingga secara umum kinerjanya masih positif," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono dalam keterangan resmi dikutip Jumat (4/9/2026).
Ogi terus mendorong para pelaku industri asuransi kendaraan bermotor untuk memperkuat kemitraan strategis dengan industri otomotif dan lembaga pembiayaan (multifinance) untuk menopang keberlanjutan kinerja industri. Penguatan kolaborasi dalam rantai ekosistem ini dipandang efektif untuk memperluas akses pasar serta menjaga momentum pertumbuhan premi.
Dia menilai integrasi lintas sektor antara penyedia jasa proteksi, perusahaan pembiayaan, dan agen pemegang merek otomotif menjadi pilar penting dalam memperkokoh basis bisnis asuransi umum. Langkah ekspansi pasar tersebut juga perlu diimbangi dengan akselerasi penetrasi digital dan inovasi polis yang relevan dengan dinamika kebutuhan konsumen.
"Ke depan, OJK mendorong perusahaan untuk memperkuat kerja sama dengan industri otomotif dan lembaga pembiayaan, mengoptimalkan kanal distribusi digital, serta mengembangkan produk yang sesuai kebutuhan masyarakat," tuturnya.